Selasa, 29 Desember 2015

Pantai Balekambang

Kota Malang atau yang disebut juga “Kota Bunga” merupakan salah satu kota favorit yang sering dikunjungi oleh masyarakat asing maupun masyarakat lokal yang ingin menikmati libur akhir tahun. Selain menjadi pusat pendidikan atau sering juga disebut “kota pelajar”, Malang juga memiliki banyak tempat wisata yang tidak kalah indah nya dengan wisata di daerah lain di muka tanah air ini, salah satunya yaitu Pantai Balekambang.

        Pantai Balekambang adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera, tepat nya di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Wisata ini merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Malang sejak 1985 hingga kini. Daya tarik Balekambang utamanya tentu panorama alam, gelombang ombak, serta hamparan pasir nan luas. Di daerah pasir putih ini  terlihat bersih dan terbebas dari sampah sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga. Untuk menuju ke panti balekambang menempuh jarak 57 kilometer dan  dibutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dari Kota Malang.
       

        Selain sebagai wisata alam, Pantai Balekambang juga bisa disebut sebagai tempat wisata religi. Karena pada hari-hari tertentu, ribuan pengunjung datang ke pantai ini untuk melakukan ritual. Bagi umat Islam, mereka menjalani ritual dengan berziarah ke makam Syaikh Abdul Jalil, orang pertama yang membabat Pantai Balekambang. Setiap tanggal 1 Sya’ban, para peziarah menuju ke makam yang berada terpencil di tepi Kali Berek, jaraknya sekitar 1 km sebelum masuk Pantai Balekambang.

Pelaksanaan ibadah agama hindu di pantai balekambang

        Selain umat Islam, umat Hindu pun menjadikan pantai ini sebagai tempat ibadah utama setiap setahun sekali. Tepatnya pada hari raya Nyepi, lokasinya di Pura Amarta Jati yang berada di Pulau Ismoyo. Pulau ini menjorok masuk dari bibir pantai sekitar 70 meter yang dihubungkan dengan jembatan. Keberadaan pura ini bagai magnet tersendiri bagi Pantai Balekambang. Tradisi Nyepi dengan menggelar ritual keagamaan Hindu selalu dinantikan wisatawan dari berbagai daerah, termasuk wisatawan asing.
            Pantai Balekambang terus berbenah, sejumlah fasilitas tambahan disediakan pengelola, salah satunya adalah flying fox. Permainan ini diadakan sejak Agustus 2012 yang dimainkan setiap hari Sabtu-Minggu. Selain flying fox, permainan untuk anak-anak juga menjadi daya tarik bagi para Pengunjung seperti ayunan serta patung hewan lengkap tersedia.
        Di sekitar Pantai Balekambang juga sudah tersedia penginapan untuk para pengunjung. Pertama yaitu penginapan Bamboo yang terdiri dari 8 kamar. Untuk 1 kamar terdiri dari 2 Orang dengan tarif sebesar Rp 150.000 perharinya. Sedangkan yang terbaru adalah Hotel Wibisana sebanyak 10 kamar. Untuk 1 kamar terdiri dari 3-4 Orang dengan tarif Rp 250.000 perhari. Untuk kategori Large bisa menampung hingga 6 Orang dengan didukung fasilitas kamar mandi dan listrik. Dua jenis tipe penginapan ini memiliki fasilitas yang memadai dan seluruhnya menyuguhkan view langsung pantai dan laut lepas.